Laman

Friday, November 13, 2015

Pusakaning Urip (Pedoman Hidup - ajaran Sunan Kalijaga)


Kanjeng Sunan kalijaga terkenal sebagai ilmuwan, pujangga, seniman, serta pejuang dan tidak mengenal lelah. Beliau selalu berpikir jauh ke depan, kritis, tegas, namun tetap bijaksana.
Sunan Kalijaga memiliki nama asli Raden Said, putera Adipati Tuban, Tumenggung Wilatikta. Dikutip dari laman sunankalijaga.com, Sunan Kalijaga adalah murid Sunan Ampel, Sunan Bonang, dan Sunan Gunung Jati.
Dengan kepribadian, keberanian, dan kebijaksanaan yang Ia miliki, akhirnya masyarakat khususnya di tanah Jawa secara perlahan memeluk agama Islam dengan penuh kesadaran, bukan karena dipaksa melalui jalan kekerasan.

Berikut 10 pedoman hidup (Pusakaning Urip) dari Sunan Kalijaga:
1. Urip Iku Urup
  (Hidup itu Nyala, Hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang 
   lain disekitar kita, semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu 
   akan lebih baik)

2. Memayu Hayuning Bawono, Ambrasto dur Hangkoro
  (Manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan 
    dan kesejahteraan; serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan 
    tamak)

3. Suro Diro Joyo Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti
   (Segala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan 
   dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar)

4. Ngluruk Tanpo Bolo, Menang Tanpo Ngasorake, Sekti Tanpo
    Aji-Aji, Sugih Tanpa Bondho
   (Berjuang tanpa perlu membawa massa; Menang tanpa merendahkan 
   atau mempermalukan; Berwibawa tanpa mengandalkan kekuatan; Kaya 
   tanpa didasari kebendaan)

5. Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan
  (Jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri; Jangan 
  sedih manakala kehilangan sesuatu).

6. Ojo Gumunan, Ojo Getunan, ojo Kagetan, ojo Aleman
   (Jangan mudah terheran-heran; Jangan mudah menyesal; Jangan mudah 
   terkejut-kejut. Jangan mudah kolokan atau manja).

7. Ojo Ketungkul Marang Kalungguhan, Kadonyan lan Kemareman.
   (Janganlah terobsesi atau terkungkung oleh keinginan untuk
   memperoleh kedudukan, kebendaan dan kepuasan duniawi).

8. Ojo Kuminter Mundak Keblinger, ojo Cidra Mundak Cilaka
   (Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah; Jangan suka berbuat
   curang agar tidak celaka).

9. Ojo Milik Barang Kang Melok, Aja Mangro Mundak Kendho
    (Jangan tergiur oleh hal-hal yang tampak mewah, cantik, indah; Jangan
    berfikir mendua agar tidak kendor niat dan kendor semangat).

10. Ojo Adigang, Adigung, Adiguna
    (Jangan sok kuasa, sok besar, sok sakti).

Sumber : Metro Islam

No comments:

Post a Comment